Ketika dedaunan mulai menguning
Ku lihat senyummu tersilau lesu
Di Kegelapan, ku panjatkan doa
Dalam imajinasi, ku ciptakan asa

Rasa ni mulai memudar
Buah Cinta enggan bersemi
Mengurung harap yang tersimpul indah
Memutuskan tali hati di antara kita

Ada hasrat tuk meraih..
Menjemput bintang yang semakin sirna
Seperti dirimu yang yg kian kabur
Diantara lampu2 taman2..
Mengubur semua kenangan indah
Meninggalkan rasa penuh luka

Ada lega ketika semua berakhir
Tapi bayanganmu menjeratku
dalam sumur kering tak berujung
Khayalan buntu membuatku kembali terluka
Kenangan itu menginternalisasiku dgn hebatnya…

Setahun lebih berlalu..
Tapi Seakan masih di kelopak mataku
Berkeras memejamkan tuk membuatnya jatuh
Dan…
Membiarkan angin cinta lain menerpanya…
Mencoba dan mencoba sampe ku menemukannya…

Adakah yang salah ketika semua ini terjadi?
Adakah Tuhan begitu kejam mempertemukan kita?
tapi Tak untuk menyatukan atau menggantikannya?
Adakah Aq yang terlalu naif dalam cinta?

Tak satupun bisa menjawab
Bahkan Tuhan pun enggan menjawab
Seakan takdir menjawab kosong
Menggores Luka di kisah yang indah

SANIE ( A lil’ Bit comment)

Leave a Reply